Ketum PB IDI Minta Dokter dan Tenaga Kesehatan Ikut Suntik Vaksin Covid-19
TIMES Pandeglang/Beberapa tokoh dengan Presiden RI Jokowi sudah disuntik vaksin Covid-19 kemarin di Istana negara. Mereka membuktikan bahwa vaksin dari China adalah aman. (FOTO: (FOTO: Youtube/BPMI Setpres)

Ketum PB IDI Minta Dokter dan Tenaga Kesehatan Ikut Suntik Vaksin Covid-19

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng Mohammad Faqih meminta masyarakat khususnya para dokter dan tenaga kesehatan untuk berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19 gratis yang dilaksanakan pemerintah.

TIMES Pandeglang,Kamis 14 Januari 2021, 08:09 WIB
703.3K
M
Moh Ramli

JAKARTAKetua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng Mohammad Faqih meminta masyarakat khususnya para dokter dan tenaga kesehatan untuk berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19 gratis yang dilaksanakan pemerintah.

Pelaksanaan vaksinasi, imbuh Daeng M. Faqih, dilakukan untuk keselamatan bersama. Vaksin diyakini bisa membentuk kekebalan tubuh sehingga bisa mencegah terjadinya infeksi Covid-19

Tujuannya satu, untuk cepat terbentuknya kekebalan pada tubuh kita semua supaya dengan tubuh kita kebal, memiliki antibodi, maka tubuh kita akan bisa tercegah dari terinfeksi Covid-19,” ujarnya dikutip dari laman Setkab RI, Kamis (14/1/2021).

Vaksinasi juga diharapkan dapat mengurangi potensi gugurnya para dokter dan tenaga kesehatan di masa pandemi ini. Ia menjelaskan, saat ini sudah ada 500 lebih tenaga kesehatan yang telah gugur akibat Covid-19.

“Khusus untuk dokter dan tenaga kesehatan, kalau kekebalan tubuh terbentuk dan terhindar dari infeksi Covid-19, maka kita juga akan mengurangi angka gugurnya dokter dan tenaga kesehatan yang sekarang ini sudah tinggi, sudah di atas 500 orang seluruh Indonesia,” jelasnya.

Ketum PB IDI termasuk penerima vaksin Covid-19 perdana bersama Presiden RI Jokowi (Joko Widodo). Ia menyampaikan pelaksanaan vaksinasi perdana ini telah melewati serangkaian prosedur yang panjang untuk memastikan keamanan, keefektifan, khasiat maupun kehalalan vaksin.

“Alhamdulillah hari Senin kemarin, kesimpulan akhir sudah didapat, bahwa vaksin ini dinyatakan aman, dinyatakan berkhasiat, efektif, dan juga dinyatakan suci dan halal. Jadi sekali lagi, mari kita bismillah kita laksanakan vaksinasi ini, agar persoalan Covid-19 bisa kita selesaikan dengan baik,” kata Ketua PB IDI, Daeng Mohammad Faqih soal vaksin Covid-19. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Moh Ramli
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Pandeglang, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.